Tuesday, July 28, 2015

expecting too much.

udah lewat hari ketika aku berulang tahun. dan tahun ini aku sudah menginjakkan kaki pada tahun yang ke sembilan belas dalam hidupku. bukan waktu yang sebentar. dan sudah banyak pergumulan serta proses yang aku jalani. mungkin sampai sekarang belum selesai, hari ini pun aku masih melakukannya, sungguh sangat menyebalkan tinggal dalam dunia yang fana dan penuh dosa.

salahkah ketika kita sering berharap? mungkin ada hubungannya dengan memiliki cita-cita atau impian. sama saja dengan berharap bukan? tapi mengapa kita tetap tidak boleh berharap terlalu tinggi? jawaban yang ada tetap sama,  sakit ketika terlalu tinggi berharap.

harapanku tetap sama dari tahun ke tahun dan belum sempat terwujud. aku ingin surprise dari orang-orang yang aku sayang dan menyayangi aku. aku berharap bukan hanya satu atau dua orang, tapi banyak orang yang menyayangi aku dan menyempatkan waktunya untuk sekedar memberikan surprise untuk sahabatnya. seperti kebanyakan orang. aku berharap bisa meluangkan banyak waktu bersama dengan orang-orang yang aku sayang dan menyayangiku. mungkin sekedar jalan-jalan atau nongkrong di sebuah kafe dan lain sebagainya. sekedar mengobrol dari masing-masing kehidupan yang kita jalani. kesusahan, kesedihan, kesenangan, dan banyak hal. mungkin harapan-harapanku tidak terlalu besar dalam novel-novel yang pernah aku baca dan banyak cerita yang tertera di media sosial tentang persahabatan, tapi mungkin harapan-harapanku terlalu besar bagi dunia nyata yang aku jalani sekarang ini.

mungkin aku mendapat kado, mungkin aku mendapat kue, mungkin aku mendapat barang-barang yang aku inginkan. tapi bukan itu yang sebenarnya membuat hari spesialmu bahagia. kasih sayang dan waktu yang diberikan oleh mereka yang kamu sayang dan menyayangimu lebih penting dan lebih berharga dari kue dan kado-kado yang gemerlap.

apa aku salah selama ini berharap? atau harapanku saja yang terlalu tinggi sehingga sulit untuk terjadi dalam hidupku?
aku sudah berusaha bersyukur, aku sudah berusaha berdoa, aku sudah berusaha membaca kitab suci yang ada, tapi mengapa aku tetap terseret dalam dosa? mengapa semua ini belum cukup buatku? mengapa aku masih merasa kurang dan tidak bersyukur? mengapa aku kesal dan tidak puas? mengapa aku masih melanggar sesuatu yang seharusnya tidak aku lakukan? mengapa aku harus tetap membatasi diriku ketika orang lain bisa melakukan kehendaknya dengan bebas? mengapa setiap kebaikan yang aku lakukan tidak dibalas baik oleh orang lain di sekitarku sedangkan banyak quotes mengatakan "if you do good, good will come to you." kapan good itu akan datang padaku? apa mungkin aku yang tidak menyadarinya?
bisa seharian penuh aku bergumul dengan diriku sendiri melihat begitu banyak pertanyaan-pertanyaan dan pernyataan yang ada dalam benakku. aku sendiri merasa lelah dengan diriku.

jangan berharap terlalu tinggi. lakukan apa yang kamu bisa. jangan mengharapkan apa-apa dari orang lain karena cepat atau lambat, mereka akan pergi.

Tiffani Narulita.