Wednesday, September 25, 2013

Loving you..

mencintaimu bak menatap indahnya rembulan di tengah malam..
mencintaimu bak mengecap anggur pilihan paling manis..
mencintaimu bak berada dalam alam bebas..
mencintaimu bak berada dalam alam lain yang membawaku pergi jauh..

mencintaimu bak tergores duri tajam mawar..
mencintaimu bak terbang menjulang ke atas awan..
mencintaimu bak meluncur terjun dan tak ada yang tahu..
mencintaimu bak tak ada lagi di dunia ini selain dirimu..

hanya kamu yang bisa membuatku begini..
kau mengajariku bagaimana mencintaimu..
bagaimana menjaga dan memilikimu..
namun tak pernah mengajariku bagaimana melupakan semua kenangan manis di hati ini..

#efek ulangan tengah semester bahasa indonesia 

Efek Puisi Lama Puisi Baru

dan malam ini galau kembali menghampiriku saat seharusnya jam-jam segini aku belajar untuk uts. yak benar sekali, sekarang lagi minggu-minggu uts dan besok masuk hari keempat. doakan saja lulus semua. amiiinn.

back to galau..
baru sadar selama ini dia sangat sangat menyebalkan. baru tau sih kalau setiap post yang aku posting di blogger selalu tentang dia. bahkan mantan atau calon pacarku pun enggak pernah aku bahas sepanjang lebar gini dan seperti versi-versi sebelumnya, galau karna dia ini lama-lama bisa membunuhku..

dia kembali, aku sudah ada yang memiliki. aku ingin kembali, dia sudah ada yang memiliki. bak sinetron ftv ftv gitu sih kawan, tapi kejadian aneh dan sangat menggemaskan ini benar terjadi deh. menggemaskan kenapa? karena memang dia sangat sangat menyebalkan.

seharusnya aku sekarang sedang menyukai seseorang dan ketika dia kembali...... jeng jeng..... rasa suka itu hilang 101% dan rasa sayang ke dia nya balik lagi dehh. orang bilang gampang aja sih, ngapain balik lagi, sama kayak masuk lubang buaya lagi, sama kayak balik kucing, tapi mau gimana sobat? perasaan ini tidak bisa dibendung.. lama-lama hari-hariku penuh dengan nyanyian galaunisasi nih..

begitu banyak pertanyaan yang sangat sangat ingin aku ungkapin ke dia. kalau bisa aku catet semua pertanyaanku di satu buku dan aku kirim deh ke dia, biar sekalian tahu semuanya dia perasaanku gimana, keadaanku gimana ckck

apa dia pernah berbohong denganku? apa dia benar-benar pernah pergi keluar waktu itu? apa benar-benar dia bersamanya waktu itu? apa semua tulisannya itu buat aku? apa semua perasaannya selama ini benar? apa dia benar-benar ingin bertemu denganku? apa segala perkataannya itu benar dan ingin dia wujudkan? apa sebenarnya dia ada? apa nyata dia itu? apa benar semua info yang ada dan yang aku terima selama ini? apa dia memang sebaik yang aku pikir? apa dia secerdas yang aku bayangkan? apa pantas aku terlalu mengaguminya? jadi fans nya sekalian boleh apa enggak? biar status fans ini menghapus perasaan sayangku, tapi aku tetep bisa lihat-lihat dan memperhatikannya.. apa yang kamu lakukan sehingga aku merasa sedilemasisasi seperti ini?

memang masih ku bisa tertawa, memang masih ku bisa menahan perasaanku..
tapi sampai kapan? aku selalu ingin membicarakan sesuatu yang serius tentang semua pertanyaanku, tapi kamu tak pernah memberitahukannya padaku.. lalu apa yang aku harus perbuat?

terlalu sakit bila hati ini menunggumu..
sungguh menyiksa batin bila aku tak bisa bersamamu..

#efek ulangan tengah semester bahasa indonesia tentang puisi lama dan puisi baru


Tiffani Narulita

Friday, September 20, 2013

HiVi - Orang ketiga

Saat berjumpa dan kau menyapa
Indah parasmu hangatkan suasana 
Buatku tak percaya, mimpi indahku jadi nyata

Saat sendiri jalani hari 
Bayang-bayangmu selalu menghampiri
Dan aku pun mengerti apa maunya hati ini

Namun tiba-tiba kau ada yang punya 
Hati ini terluka 
Sungguh ku kecewa, ingin ku berkata

Kasih maaf bila aku jatuh cinta 
Maaf bila saja ku suka 
Saat kau ada yang punya
Haruskah ku pendam rasa ini saja
Ataukah ku teruskan saja 
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Namun tiba-tiba kau ada yang punya 
Hati ini terluka (terluka) 
Sungguh ku kecewa (sungguh ku kecewa) ingin ku berkata

Kasih maaf bila aku jatuh cinta 
Maaf bila saja ku suka 
Saat kau ada yang punya
Haruskah ku pendam rasa ini saja 
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Akankah ada kesempatan untuk diriku menyatakan  
Rasa yang selama ini ada

 Kasih maaf bila aku jatuh cinta (maaf bila kau jatuh cinta) 
Maaf bila saja ku suka (maaf bila saja kau suka) 
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja 
Ataukah ku teruskan saja
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Kasih maaf bila aku jatuh cinta
Maaf bila saja ku suka
Saat kau ada yang punya

Haruskah ku pendam rasa ini saja 
Ataukah ku teruskan saja 
Hingga kau meninggalkannya dan kita bersama

Marcell - Kini

Ku sadari semua jalanku tak berarah kepadamu 
Mungkin salah diri ini memikirkanmu 
Aku kini telah berdua

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu 
Ku akhiri namun tak berakhir
Ku hindari hati tak ingin berpisah

Ku sadari semua jalanku tak berarah kepadamu 
Mungkin salah diri ini memikirkanmu 
Aku kini telah berdua

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu 
Ku akhiri namun tak berakhir 
Ku hindari hati tak ingin berpisah 

Bila kau dengan yang lain 
Sesungguhnya ku tak rela

Dan tak seindah cinta yang lalu
Yang jalan dan jalin tanpa restu
Ku akhiri namun tak berakhir 
Ku hindari hati tak ingin berpisah
(dan tak seindah cinta yang lalu) woo yeah
(yang jalan dan jalin tanpa restu) 
Ku akhiri namun tak berakhir 
Ku hindari hati tak ingin berpisah
(dan tak seindah cinta yang lalu)
Ku hindari hati tak ingin berpisah
Tak ingin terpisah

Seharusnya Bukan

seperti harapan kosong yang ada di benakku..
seharusnya aku tidak melihatnya lagi, daripada menjadi sakit lagi hati ini..
di sini ada seseorang yang bisa menjagaku, tapi mengapa hatiku tetap berada di sana menunggumu?
semua yakin dan aku pun yakin, menunggumu bukan sesuatu yang seharusnya aku jalani..
tapi hati ini selalu kembali kepadamu..
apa yang kau perbuat padaku sehingga aku menjadi tergila-gila seperti ini?
ataukah aku yang terlalu lemah untuk bisa bangkit dari ketidaknyataanmu?

seharusnya kamu bukan untukku..
dan seharusnya juga aku bukan untukmu..
terlalu berat mengitari alam ini sehingga aku dapat melihatmu..
namun terlalu gila jika menerobos jalan menuju hatimu..

seolah perasaan ini terus membujukku untuk yakin bahwa kamu untukku dan aku untukmu..
tetapi terlalu tinggikah angan-anganku untuk bisa memilikimu?
Tuhan selalu memberi yang terbaik, dan aku percaya itu..
bila memang kamu yang terbaik, semua ini akan kembali pada tempatnya, dan hatiku akan tetap mapan disana :)
bila memang semua yang aku harapkan bukan yang terbaik untuk kita.. biarlah segala yang telah terjadi, semua pengalaman dan cerita cinta ini kita pendam masing-masing, dan berlalu bersama waktu..

Thursday, September 19, 2013

I Hope I Have This Pet

Someone please bought me this!

Really CUTE, right?


I hope there's a boy who bought me this !
So romantic !

Dia Yang Pernah Ada

entah kenapa perasaan ini terasa aneh. sekali muncul langsung deh gede banget dan susah banget ilangnya.

saat itu aku lihat website dan tiba-tiba teringat tentang dia. dia yang dulu pernah ada.
dan ketika ingatan itu mulai kembali, aku mencari secarik kertas untuk menuliskan beberapa angka yang seharusnya tidak seberapa penting, tapi entah kenapa akupun baru sadar bila aku melakukannya. aku menulis beberapa angka dan muncul angka-angka baru dan mengecewakan.

sempat aku berpikir bahwa bila angka itu menunjukkan sesuatu yang sangat aku harapkan, itu berarti ada sesuatu tentang aku dan dia yang masih dia ingat dan tak ingin dia lupa..
namun angka tidak berpihak padaku dan aku semakin yakin, dia bukan untukku, dan aku bukan yang terbaik buat dia.

sudah berulang kali orang mengatakan bahwa cinta di dunia maya itu tidak ada. bukan tidak ada sih, tapi kecil kemungkinan untuk bisa bersama, dan besar kemungkinan untuk berpisah.
namun aku sendiri tidak bisa menghilangkan perasaan aneh ini. beberapa kali aku coba untuk melupakan dia yang pernah ada, tapi seringkali perasaan ini muncul hebat ketika teringat. lalu bagaimana aku harus mempercayai perasaanku sendiri bila begini rasanya? galau. capek deh galau.

kembali lagi ke planning awal deh. Tuhan yang beracara dan yang punya acara :)
God knows the best for you. And He always gives the best for me..

Tiffani Narulita

Dewasa Sebelum Waktunya?

tak terasa beberapa bulan akan berlalu begitu cepat dan waktu itu akan dimulai..
segalanya akan berubah karena aku akan berada pada suatu tempat asing yang tak pernah aku temui sebelumnya..
teman, sahabat, kawan, mungkin akan terasa lebih menghilang disana daripada saat aku berada di suatu sekolah..
di sekolah saja, pertemanan, persahabatan itu sama sekali tidak dapat ku rasakan dengan sempurna.. mungkin karena situasi yang berbeda dengan orang-orang yang baru saja aku temui dan aku kenal.. menjalin persahabatan tidak mudah bukan?

berharap di sana aku akan mendapat lebih banyak teman.. di sisi lain aku tidak mengharapkan mendapat teman dekat walau hati ini sangat membutuhkan seorang teman yang selalu mendampingiku, namun selamanya itu tidak ada.. percayalah padaku, selamanya itu tidak pernah ada dan tidak akan ada.

sakit hati karena berharap pada manusia? mungkin itu sebabnya aku merasa selamanya itu tidak ada. aku sangat berharap teman-temanku dahulu bisa bersamaku, walaupun tidak harus setiap hari mereka bersamaku, setidaknya saat kita ada waktu bersama, mereka langsung meninggalkan aku begitu saja, jalan sendirian entah harus berbuat apa, entah harus kemana, dan terlintas berpikir, buat apa kita berteman bila saat kita bertemu kita tidak selalu bersama? mereka terlihat tertawa lepas membicarakan masing-masing orang yang mereka kenal sedang aku tidak tahu apa-apa. haruskah aku mengikuti alur pembicaraan mereka yang sama sekali aku tidak tahu? atau mungkin lebih baik aku banyak diam..
aku tidak tahu banyak sekarang mereka akan beranjak kemana. mungkin sebaiknya aku tidak tahu dan tidak bertanya..
itu keseharianku bersama teman-teman lamaku.. menyedihkan? bisa jadi dan bisa dibilang begitu sih..

dan di sini, di sekolahku yang sekarang, aku bahkan tidak bisa menemukan seseorang yang bisa sejalan, sepikir dan sependapat dengan aku. terlintas di pikiranku bahwa aku terkena sindrom "dewasa sebelum waktunya", emangnya enak? tidak. sama sekali tidak.
tidak ada satupun orang yang sama denganku. mungkin hanya 1 atau 2 orang, itupun mereka tidak punya waktu yang bagiku cukup untuk menemaniku. selamanya memang tidak ada kan? :)
sekarang yang aku hadapi bukan hanya kesendirian yang aku alami..
tapi ada beberapa orang yang tidak aku harapkan akan 1 tempat dengan aku..
mungkin traumaku berlebihan terhadap mereka.. namun mereka sendiri yang membuat aku seperti ini.. memangnya aku menginginkan untuk trauma pada sesuatu? tidak sih..

bagaimana perasaanmu ketika seorang yang tidak kamu kenal dekat dan bahkan telah membuat kamu sakit hati, tiba-tiba nongol di depan wajahmu saat istirahat dan tiba-tiba ia berkata 'bisa kamu tuliskan "sesuatu" ini untukku?"
sesuatu itu adalah sesuatu yang berharga dan seharusnya dia tulis sendiri. entah mungkin tulisan yang ia buat selama ini sangat jelek atau dia sangat sangat malas untuk menata masa depannya, aku sendiri tak tahu mengapa ia harus merelakan "sesuatu"nya ditulis oleh orang lain?
haruskah aku hanya diam? haruskah aku hanya membiarkan?
sayangnya, perasaanku tak bisa dipendam.. begitu meluap amarah dalam hatiku sehingga sakit hatipun timbul. mungkin sepele bagi orang lain, dan bagiku yang akan masuk jurusan psikologi nantinya, itu sesuatu yang lumrah.
tapi ya masa pantas seorang yang sudah duduk di jenjang SMA tidak bisa memikirkan apa yang akan menjadi masa depannya? apa pantas seorang yang duduk di bangku SMA  minta tolong orang lain untuk menata kesuksesannya sendiri?
punya otak apa tidak sih sebenarnya?
ya, kalimat-kalimat itu yang terus terlintas di otakku.. tapi aku berusaha..
berusaha untuk tetap mengasihi dia sebagai sesamaku.. karena aku masih berTuhan dan Tuhanku mengajarkan untuk saling mengasihi..

bloggie, doakan aku supaya aku siap menghadapi beberapa bulan ke depan dan bahkan beberapa tahun ke depan :)
i don't know what i say, really.. but i just wanna share you about what i feel, what i see, and what human is :)

Tiffani Narulita