banyak orang bilang, masa SMA adalah masa yang nggak bole dilewatin begitu aja. masa SMA harus dinikmatin tapi nilai juga harus bagus. masa SMA harus asyik, biar masa tua nggak ngerasa rugi karna masa SMA yang buruk. dan dari awal mungkin aku udah salah langkan mengenai hal-hal tersebut diatas. karna masa SMA ku nggak sebaik apa yang aku pengen dan nggak seindah ftv ftv di beberapa media televisi zaman sekarang.
udah tau juga kan dari awal SMA aku nggak begitu punya banyak teman. emang ada beberapa teman yang nemenin aku waktu dikelas pas jam pelajaran. tapi nggak bertahan lama, karna begitu jam istirahat dateng, semua anak pada keluar kelas dengan teman mereka masing-masing. sedang aku cuma duduk di kelas sambil makan bawaan bekal dari rumah. pertamanya aku nggak pernah bekal, dan karna sudah sangat bosan jalan sendirian, kesepian ke kantin, akhirnya aku mutusin buat bawa bekal aja sekalian nutupin rasa kesendirian dalam hari-hari gue. oassss..
begitu terus dari awal SMA, kelas 10 waktu itu. dengan pacar yang kurang ajar, pas banget hidup aku udah pengen aku selesein waktu itu juga. aku nyesel banget, udah kagak ada temen deket buat sharing, maklumla aku cewek yang cerewet dan suka cerita sana sini, kagak ada juga pacar yang baik buat nemeni, malahan yang ada cowokku bejat banget. tapi tenang, aku buktinya toh masih nulis ini, jadi masih hidup laa.
kelas 11 datang dan aku memilih masuk ips buat ngejar beasiswa untuk kuliah. karna aku pengen banget kuliah, pengen ngerasain gimana rasanya jadi mahasiswa. aku akhirnya dapet temen deket juga. sering kerja kelompok bareng, susah seneng bareng, cerita sana sini kayak udah best friend forever gitu deh, dan waktu aku udah ngrasa cocok, rasa memiliki itu ada. sekali aku punya sahabat, nggak bakal aku ninggalin dia, dan nggak akan pernah rela dia deket sama orang lain. ya mungkin sekedar ngobrol dll nggak papa sih, yang penting yang utama tetep aku.
kelas 12 kami nggak sekelas. singkat cerita sahabatku itu udah sama orang lain dan aku harus hidup sendiri lagi. jelesnya setengah mati deh apalagi dia deketnya sama orang yang nggak seberapa aku suka dan yang dulu benci juga sama dia.
oke fine. aku berusaha sendiri toh daridulu aku udah biasa sendiri. dan masa SMAku berakhir tanpa ada sahabat di sisiku. ya memang ada sahabat lamaku yang sampe sekarang nemenin aku, tapi temen deket untuk di sekolah kan kagak ada dan butuh juga selama masa sekolah biar nggak sendirian dan jones gitu.
sekarang aku kecewa lagi. sahabatku, yang kelas 11 itu bbm aku mengatakan kalau kemarin, aku ulang tahun dan dia mengucapkan selamat ulang tahun seolah-olah telat padahal ulang tahunku masih bulan depan. ngenes nggak sebenernya toh di status orang-orang kagak ada namaku (berharap banget sih kayaknya) dan kenapa dia lupa tanggal ulang tahunku sendiri. ya mungkin memang aku udah lupa juga tanggal ulang tahunnya, tapi kan nggak sampe segininya.
kecewa banget rasanya dilupain seseorang yang nggak pengen kamu lupain sebenernya. kecewa banget.
semoga masih ada bagian-bagian masa SMA yang bisa gue kenang dengan baik.
love all your bestfriend, they are all precious.
Tiffani Narulita
Saturday, June 28, 2014
Thursday, June 26, 2014
Take Care, Love
setelah sekian lama mangkrak ini blog, akhirnya aku nengok dia lagi. sudah lama sekali aku nggak nulis. dan memang aku sadar aku nggak bisa nulis. bahasaku jelek, dan tidak kaya, tapi aku nggak peduli peduli amat, yang penting aku bisa mengutarakan apa yang aku rasakan, bagi yang mau lihat boleh, enggak pun juga nggak papa sih.
sudah sekitar seminggu lebih kami jadian. anggap saja namanya Jon. aku nggak perlu lagi sembunyi-sembunyi untuk menatap matanya, bahkan untuk melihat senyumnya. hampir setiap hari dia hanya sekedar main kerumahku. sudah ku bilang sebelumnya kan bahwa rumah kami nggak terlalu jauh. itu kalau dia lagi di sidoarjo, beberapa hari kemarin dia pergi ke Jakarta untuk ikut tes. dia ingin mengejar cita-citanya selama ini. mungkin cita-cita yang cukup sulit dicapai dan dimengerti, karna sampai sekarangpun aku nggak tau kenapa dia begitu menggilai pesawat. yak, dia ingin memakai seragam seorang pilot profesional di kancah bandara ternama Garuda Indonesia dan mengendarai pesawat favoritnya yang aku sendiri lupa namanya karna sangking uniknya nama pesawat itu.
dia menunjukkan beberapa video pesawat yang aku sendiri nggak ngerti. tapi aku bisa melihat kesungguhan dan kecintaannya terhadap sebuah kendaraan besar yang terkadang membahayakan banyak orang tersebut.
sebelum kenal dia, aku kenal dengan seorang anak kaya yang bisa kuliah dengan fasilitas yang memadai, tetapi dia hanya bisa mengomel saja dengan apa yang dia alami. sedangkan Jon, dia sangat giat sekali mengejar apa yang menjadi impiannya. mimpinya daridulu. mungkin karna itu aku jadi berpaling.
liburan panjangku terasa penuh dengan adanya dia. walaupun sekarang posisi dia ada di Semarang untuk melakukan sebuah 'retreat' mungkin. aku sendiri belum sepenuhnya yakin dengan 'persekutuan doa' yang dia jalani. tapi aku percaya toh dia pergi bersama sebagian keluarganya. mamanya, dan kakaknya.
sempat aku berpikir liburanku akan menjadi hampa. teman-teman sekelasku sudah nggak mungkin mengingat aku. sudah tau juga bukan kalau aku hanya sendirian saja di kelas pada masa SMAku. dan liburanku ini juga aku tetap sendirian. memang ada sahabatku dari lama, beberapa minggu belakangan ini kami sering saling main kerumah masing-masing untuk sekedar ngobrol. mungkin satu sahabat itu cukup daripada banyak teman yang hanya memanfaatkan kamu.
hey bloggie, sudah lama aku nggak merasakan jatuh cinta. dan sekarang aku merasakannya lagi. sayang sekali rasanya sama orang satu itu. ya memang sulit dimengerti kadang karna kadang pikirannya masih kekanak-kanakan, tapi mungkin bagiku sedikit-sedikit kedewasaan bisa tumbuh dalam diri seseorang. apalagi dia cowok, kedewasaannya biasanya lebih telat tumbuhnya daripada cewek.
berusan aku menerima telfon dari dia. ya cuma sekedar kasih kabar dan dia bilang dia rindu. akupun juga merasa yang sama disini. terbiasa ketemu dia setiap hari membuat rasa rindu itu ada terus.
aku tau ini sangat sulit untuk dijalani. tapi biarlah rasa ini ada selama waktu berjalan. kalau memang kami bisa melewatinya, Tuhan akan beri jalan. kalau memang lebih sulit lagi ke depannya karna kami berbeda ras, mungkin Tuhan punya rencana yang lebih baik dan aku percaya, Tuhanku baik dan selalu rencanaNya lebih baik dari semua yang kita pikirkan.
satu lagi nih bloggie, aku dikasih laptop sama saudaraku. dan sekarang aku nulis pake laptop itu. katanya sih untuk aku kuliah. persis seperti yang aku minta pada Tuhan. aku ingin punya laptop sebelum nantinya aku pakai untuk kuliah.
thanks GOD! for this stuff, and for him.
take care, love ;)
Tiffani Narulita
sudah sekitar seminggu lebih kami jadian. anggap saja namanya Jon. aku nggak perlu lagi sembunyi-sembunyi untuk menatap matanya, bahkan untuk melihat senyumnya. hampir setiap hari dia hanya sekedar main kerumahku. sudah ku bilang sebelumnya kan bahwa rumah kami nggak terlalu jauh. itu kalau dia lagi di sidoarjo, beberapa hari kemarin dia pergi ke Jakarta untuk ikut tes. dia ingin mengejar cita-citanya selama ini. mungkin cita-cita yang cukup sulit dicapai dan dimengerti, karna sampai sekarangpun aku nggak tau kenapa dia begitu menggilai pesawat. yak, dia ingin memakai seragam seorang pilot profesional di kancah bandara ternama Garuda Indonesia dan mengendarai pesawat favoritnya yang aku sendiri lupa namanya karna sangking uniknya nama pesawat itu.
dia menunjukkan beberapa video pesawat yang aku sendiri nggak ngerti. tapi aku bisa melihat kesungguhan dan kecintaannya terhadap sebuah kendaraan besar yang terkadang membahayakan banyak orang tersebut.
sebelum kenal dia, aku kenal dengan seorang anak kaya yang bisa kuliah dengan fasilitas yang memadai, tetapi dia hanya bisa mengomel saja dengan apa yang dia alami. sedangkan Jon, dia sangat giat sekali mengejar apa yang menjadi impiannya. mimpinya daridulu. mungkin karna itu aku jadi berpaling.
liburan panjangku terasa penuh dengan adanya dia. walaupun sekarang posisi dia ada di Semarang untuk melakukan sebuah 'retreat' mungkin. aku sendiri belum sepenuhnya yakin dengan 'persekutuan doa' yang dia jalani. tapi aku percaya toh dia pergi bersama sebagian keluarganya. mamanya, dan kakaknya.
sempat aku berpikir liburanku akan menjadi hampa. teman-teman sekelasku sudah nggak mungkin mengingat aku. sudah tau juga bukan kalau aku hanya sendirian saja di kelas pada masa SMAku. dan liburanku ini juga aku tetap sendirian. memang ada sahabatku dari lama, beberapa minggu belakangan ini kami sering saling main kerumah masing-masing untuk sekedar ngobrol. mungkin satu sahabat itu cukup daripada banyak teman yang hanya memanfaatkan kamu.
hey bloggie, sudah lama aku nggak merasakan jatuh cinta. dan sekarang aku merasakannya lagi. sayang sekali rasanya sama orang satu itu. ya memang sulit dimengerti kadang karna kadang pikirannya masih kekanak-kanakan, tapi mungkin bagiku sedikit-sedikit kedewasaan bisa tumbuh dalam diri seseorang. apalagi dia cowok, kedewasaannya biasanya lebih telat tumbuhnya daripada cewek.
berusan aku menerima telfon dari dia. ya cuma sekedar kasih kabar dan dia bilang dia rindu. akupun juga merasa yang sama disini. terbiasa ketemu dia setiap hari membuat rasa rindu itu ada terus.
aku tau ini sangat sulit untuk dijalani. tapi biarlah rasa ini ada selama waktu berjalan. kalau memang kami bisa melewatinya, Tuhan akan beri jalan. kalau memang lebih sulit lagi ke depannya karna kami berbeda ras, mungkin Tuhan punya rencana yang lebih baik dan aku percaya, Tuhanku baik dan selalu rencanaNya lebih baik dari semua yang kita pikirkan.
satu lagi nih bloggie, aku dikasih laptop sama saudaraku. dan sekarang aku nulis pake laptop itu. katanya sih untuk aku kuliah. persis seperti yang aku minta pada Tuhan. aku ingin punya laptop sebelum nantinya aku pakai untuk kuliah.
thanks GOD! for this stuff, and for him.
take care, love ;)
Tiffani Narulita
Subscribe to:
Comments (Atom)