Tuesday, February 14, 2012

Someone Who Love You, NOT, Someone Who You Love

hari ini hari Valentine. biasanya ada hadiah spesial dari orang yang kita sayang. dan itu seharusnya menjadi moment yang sangat menyenangkan. memang hari ini dia datang kerumahku dan memberiku 3 buah coklat, 1 di antaranya dia berikan dan titipkan untuk adikku. dia menitipkannya karena adikku sedang sekolah, dan aku sekarang sedang libur karena kakak kelasku sedang try out. sebelum dia pulang, dia juga memberiku sekeping CD dan aku sudah tau bahwa isi dari CD itu adalah sebuah video. dan yang pasti dia membuatnya sendiri. seharusnya aku senang, kan? seharusnya aku bangga memiliki seseorang yang menyayangiku sepenuh hati dan dia orang yang romantis, kan? lalu mengapa tadi aku hanya berpikir kosong dan hanya berbicara sepatah dua patah kata dengannya?
ada yang aneh dengan apa yang aku rasakan.

dan aku tau aku kenapa. sudah aku bilang di awal. biasanya ada hadiah spesial dari orang yang kita sayang. tapi aku tidak. aku mendapat hadiah dari orang yang sangat sangat menyayangiku. bukan dari seseorang yang aku sayangi. orang tuaku tidak memberi aku kecupan. atau paling tidak mereka tidak memberiku sebuah kalimat "happy valentine ya". hari hari yang sangat mengenaskan.
seharusnya aku lebih bersyukur dengan keadaanku sekarang. banyak orang yang menginginkan sebuah cokelat di hari kasih sayang ini. dan aku mendapat 3 buah coklat (2 sihh) di hari valentine ini. seharusnya.

tapi entah mengapa, cokelat yang dia berikan serasa cokelat biasa. aku tau dia sudah berusaha dengan membuat cokelat itu sendiri. aku hargai usaha dan apa yang sudah dia lakukan kepadaku. tapi, maaf sebelumnya. aku hanya bisa menghargainya dengan ucapan terima kasih. bukan dengan rasa sayangku yang semakin hari semakin bertumbuh.
sepertinya kutukanku pada hatiku berjalan dengan baik. ya, aku mengatakan pada hati dan diriku sendiri, bahwa aku tidak akan menyayanginya lagi. sayangku hanya akan berkurang dan tidak akan pernah bertambah sampai rasa sayang itu habis. itu yang aku katakan pada hati dan diriku sendiri. maaf sebelumnya. aku sangat berterima kasih atas segala sayang yang kamu berikan kepadaku. semua kamu berikan kepadaku, aku berterima kasih sebanyak - banyaknya. tapi sepertinya aku tidak bisa membalas dengan apa yang kamu mau. kamu mau aku menyayangimu lagi, kan? ya, aku tidak bisa. dan tidak akan pernah bisa.

kamu sudah terlalu lama di pikiran dan hatiku. kamu juga sudah terlalu lancang ada dalam hidupku. kamu sudah mengacaukan semuanya. 
mungkin aku yang terlalu lebay, karena seharusnya aku begini daridulu dan bukan menyalah nyalahkannya sekarang. aku sendiri tak tahu kenapa, aku sangat membencinya. lebih dari dulu aku membencinya. aku merasa tak mau lagi dengannya. yang ada dipikiranku, dia hanyalah pria yang mengecewakan aku dan merusah hidupku. sungguh malang, pikirku.

maaf padamu. aku tidak bisa memberi yang terbaik untukmu. terutama di hari valentine ini.
maaf sebesar besarnya padamu.
dan semoga, kamu tetap dan tidak akan pernah tau apa yang aku rasakan dan akan aku rasakan nantinya.
Tuhan besertamu ;)

No comments:

Post a Comment