hello bloggie !
nggak kerasa sekarang udah tanggal 25 Desember aja. semakin bertambah hari, semakin mendekati hari-hari terakhir tahun 2013 dan semakin berumur juga nih gue.
bahas mengenai natal nggak bakal ada habisnya. mulai dari perayaan, berbagai doa yang orang-orang panjatin, kebahagiaan dan kebersamaan dalam keluarga, waktu yang berharga banget, indahnya lilin yang menyala saat ibadah, bertemu dengan orang-orang yang seiman dalam 1 gereja, dan berbagai pengalaman yang hampir setiap tahun sama keliatannya.
semakin hari, makna natal yang sebenarnya semakin pudar. banyak anak-anak berharap banyak hadiah, banyak permen, banyak pernak-pernik natal, ada pohon natal yang besar bahkan mungkin besar-besaran pohon natal dan rame-ramean menghias pohon natal, datangnya sinterklas dan jangan sampe ada anak-anak yang mengharapkan datangnya kereta sinterklas beserta rusa-rusanya di depan rumah kediamannya. ck. semakin pudar saja.
memang gue bukan orang yang religius banget. gue juga bukan anak pendeta yang alim banget. gue aja belum dibaptis dan gue masih melakukan dosa yang sama. gue masih sama dan belum berubah sampe sekarang. malu? banget keliatannya sih. gue berharap lebih baik di tahun 2014.
yang gue tau tentang makna natal sebenarnya adalah bagaimana kita harus melayani, sesusah apapun keadaan kita, kita harus tetap berbagi dan melayani. berbagi disini bukan cuma dalam hal materi, bisa juga kita luangkan waktu kita untuk orang yang benar-benar membutuhkan untuk didengarkan. Tuhanpun datang untuk melayani dan bukan dilayani. jadi baiknya kita banyak-banyak melayani orang lain terutama sesama kita sebagai umat Tuhan yang Ia sangat kasihi.
pelajaran berikutnya adalah mengampuni. di penghujung tahun begini, kita dituntut untuk intropeksi diri. bagaimana dan apa saja yang telah kita lakukan di tahun kemarin, tahun-tahun sebelumnya dan kegagalan yang kita alami akan menjadi pacuan bagus di tahun depan. soal mengampuni, kita hanya dapat menyongsong masa depan yang penuh damai dengan berharap pada Tuhan, berserah padaNya dan mengampuni. baik mengampuni sesama maupun mengampuni diri kita sendiri. gue sendiri masih nggak tau sih mana yang lebih sulit atau yang lebih mudah, mengampuni diri sendiri atau orang lain. dan selama ini gue alamin, dua-duanya sangat susah. apalagi kalau itu sangat sangat menyakitkan buat gue.
yang terakhir gue dapet quotes baru yang gue temuin di twitter kemarin yang bilang bahwa jangan kita menyalahkan orang lain, jangan kita menyalahkan diri sendiri, dan jangan menyalahkan keadaan. jangan banyak bicara apalagi mengeluh melainkan banyaklah dalam bertindak. maksudnya, kasarnya, kagak usah banyak cocot, bukttin aja kalo memang elo bisa!
hidup gue penuh banget dengan quotes-quotes deh memang. tapi nggak semua juga gue bisa lakuin.
sulit. sangat sulit. lebih mudah mengatakan, dan bahkan lebih mudah search quotes di internet daripada melakukan semua itu. keterbatasan kesabaran dan ego yang membuat gue mungkin sangat sulit melakukan hal-hal itu.
gue berharap banyak di Hari Natal ini.
seenggaknya gue sangat bersyukur, keadaan keluarga gue baik dan semua masih lengkap dan hangat :)
Terima Kasih Yesus.
Kau Allah yang baik dan selalu baik ;)
HAPPY CHRISTMAS EVERYONE!
Tiffani Narulita
No comments:
Post a Comment