Thursday, June 26, 2014

Take Care, Love

setelah sekian lama mangkrak ini blog, akhirnya aku nengok dia lagi. sudah lama sekali aku nggak nulis. dan memang aku sadar aku nggak bisa nulis. bahasaku jelek, dan tidak kaya, tapi aku nggak peduli peduli amat, yang penting aku bisa mengutarakan apa yang aku rasakan, bagi yang mau lihat boleh, enggak pun juga nggak papa sih.

sudah sekitar seminggu lebih kami jadian. anggap saja namanya Jon. aku nggak perlu lagi sembunyi-sembunyi untuk menatap matanya, bahkan untuk melihat senyumnya. hampir setiap hari dia hanya sekedar main kerumahku. sudah ku bilang sebelumnya kan bahwa rumah kami nggak terlalu jauh. itu kalau dia lagi di sidoarjo, beberapa hari kemarin dia pergi ke Jakarta untuk ikut tes. dia ingin mengejar cita-citanya selama ini. mungkin cita-cita yang cukup sulit dicapai dan dimengerti, karna sampai sekarangpun aku nggak tau kenapa dia begitu menggilai pesawat. yak, dia ingin memakai seragam seorang pilot profesional di kancah bandara ternama Garuda Indonesia dan mengendarai pesawat favoritnya yang aku sendiri lupa namanya karna sangking uniknya nama pesawat itu.
dia menunjukkan beberapa video pesawat yang aku sendiri nggak ngerti. tapi aku bisa melihat kesungguhan dan kecintaannya terhadap sebuah kendaraan besar yang terkadang membahayakan banyak orang tersebut.

sebelum kenal dia, aku kenal dengan seorang anak kaya yang bisa kuliah dengan fasilitas yang memadai, tetapi dia hanya bisa mengomel saja dengan apa yang dia alami. sedangkan Jon, dia sangat giat sekali mengejar apa yang menjadi impiannya. mimpinya daridulu. mungkin karna itu aku jadi berpaling.

liburan panjangku terasa penuh dengan adanya dia. walaupun sekarang posisi dia ada di Semarang untuk melakukan sebuah 'retreat' mungkin. aku sendiri belum sepenuhnya yakin dengan 'persekutuan doa' yang dia jalani. tapi aku percaya toh dia pergi bersama sebagian keluarganya. mamanya, dan kakaknya.
sempat aku berpikir liburanku akan menjadi hampa. teman-teman sekelasku sudah nggak mungkin mengingat aku. sudah tau juga bukan kalau aku hanya sendirian saja di kelas pada masa SMAku. dan liburanku ini juga aku tetap sendirian. memang ada sahabatku dari lama, beberapa minggu belakangan ini kami sering saling main kerumah masing-masing untuk sekedar ngobrol. mungkin satu sahabat itu cukup daripada banyak teman yang hanya memanfaatkan kamu.

hey bloggie, sudah lama aku nggak merasakan jatuh cinta. dan sekarang aku merasakannya lagi. sayang sekali rasanya sama orang satu itu. ya memang sulit dimengerti kadang karna kadang pikirannya masih kekanak-kanakan, tapi mungkin bagiku sedikit-sedikit kedewasaan bisa tumbuh dalam diri seseorang. apalagi dia cowok, kedewasaannya biasanya lebih telat tumbuhnya daripada cewek.

berusan aku menerima telfon dari dia. ya cuma sekedar kasih kabar dan dia bilang dia rindu. akupun juga merasa yang sama disini. terbiasa ketemu dia setiap hari membuat rasa rindu itu ada terus.

aku tau ini sangat sulit untuk dijalani. tapi biarlah rasa ini ada selama waktu berjalan. kalau memang kami bisa melewatinya, Tuhan akan beri jalan. kalau memang lebih sulit lagi ke depannya karna kami berbeda ras, mungkin Tuhan punya rencana yang lebih baik dan aku percaya, Tuhanku baik dan selalu rencanaNya lebih baik dari semua yang kita pikirkan.

satu lagi nih bloggie, aku dikasih laptop sama saudaraku. dan sekarang aku nulis pake laptop itu. katanya sih untuk aku kuliah. persis seperti yang aku minta pada Tuhan. aku ingin punya laptop sebelum nantinya aku pakai untuk kuliah.
thanks GOD! for this stuff, and for him.
take care, love ;)


Tiffani Narulita

No comments:

Post a Comment