Tuesday, November 19, 2013

Mimpi (Terlalu Tinggi)

globalisasi memang sangat membantu manusia. termasuk sangat membantu mengetahui betapa bodohnya aku sebagai manusia, dan sebagai wanita tentunya. umurku memang masih 17 tahun, tapi aku sudah berpikir bahwa aku adalah wanita dan bukan perempuan. derajat wanita terlihat lebih kece kan daripada perempuan? hehe..

nggak pernah bosan aku membahas mengenai cinta buta dalam urusan kehidupan percintaan manusia. pasti ada saja cinta buta itu dalam kehidupan sehari-hari. contohnya dan salah satu korbannya adalah saya sendiri tentunya. mau tau bagaimana rasanya??

rasanya seperti makan buah anggur paling manis, lalu berdansa ditengah ribuan bintang yang bersebaran indah ditemani dengan seorang pangeran idaman yang gagah dan senyuman tergores manis diwajahnya serta lesung pipit yang membuat para wanita takkan pernah melupakannya. indah bukan?
itu baru cintanya, butanya?
ternyata pangeran itu hanyalah seorang pemuda biasa yang kamu gandeng seakan dia tau menahu mengenai kamu, namun ternyata dia bukan siapa-siapa dan melihatmu dengan aneh lalu pergi dan kamu tetap mengharapkan pemuda biasa itu adalah pangeran gantang nan cakap yang turun dari surga bak hadiah dari Tuhan untuk kamu. untuk KAMU. buta kan? buta banget berasanya.

lebih buta lagi saat kamu merasa nyaman menunggu pemuda itu datang kembali sedang dia sama sekali tak pernah mengasihani kamu, tak pernah menghiraukan perasaan yang kamu alami, tak pernah mengetahui seberapa besar mimpi yang kamu miliki tentang dia, melihat kamu aja nggak pernah! dan masih banyak lagi tentunya..

mungkin saat mata ini melihat something wrong, rasa bodoh itu muncul lagi!
ternyata meskipun aku peringat yaa nggak tinggi-tinggi amat di kelas, paling enggak bagus laa, tapi tetep aja urusan masalah cinta bodoh banget gueh!
masih aja mau dikadalin sama biawak setempat.
apa seharusnya ini jalan untuk menyudahi begitukah? hati tak ingin tapi kondisi mendesak untuk segera pergi. bloggie, november, please tell me something that i have to do with this feeling!

aku sayang dia bloggie. entah mengapa, kapan, mengapa, kapan, tapi sayaaang banget rasanya.
gak ada yang bisa gantiin dia di hati gue bloggie.
cinta ini terlalu buta buat gue. dan mimpi ini terlalu indah buat gue lewatin.
apa mending gue tidur melulu biar gue bisa sama lo? atau gue harus segera bangun biar gue tau betapa bodohnya gue nunggu lo dan betapa bodohnya gue ketika gue kegeeran lo bakal suka dan kembali buat gue?

#efeknovel


bloggie :(
Tiffani Narulita

No comments:

Post a Comment