oh hai bagaimana keadaan ini bisa terjadi? semua keadaan terjadi bagaimanapun juga karna kita juga yang mengijinkan. mungkin keadaan mendesak yang membuat suatu keadaan menjadi sesuatu yang tidak kita inginkan bahkan sangat tidak kita inginkan lalu membuat kita merasakan pengalaman bagaimana itu kecewa.
ku lihat dia selalu muncul pada suatu forum resmi untuk sekedar chatting ria bersamaku, aku hampir tak ingat berapa lama aku hanya sekedar chatting dengan dia di dunia maya sedang jarak antara kita hanya sejengkal. yak, kami dalam satu perumahan yang sama. dia sering bilang, dia hanya tau aku setelah aku keluar dari gerejanya dan mulai saat itu juga intensitas untuk berhubungan makin terlihat.
dan dari sana aku tak pernah berpikir bagaimana dia memiliki senyuman manis dengan wajahnya yang kecil. memang dia berbeda denganku, sudah jelas dia bukan salah satu turunan yang sama denganku karna matanya yang agak terlihat besar dibandingkan dengan sesama bangsaku, kulitnya pun tidak terlalu putih untuk menyesuaikan diri dengan sebangsaku, tapi juga tidak terlalu hitam sama seperti apa yang aku bayagkan selama ini mengenai bangsanya.
yak memang waktu yang mempertemukan semuanya. setelah sekian lama aku berdiam, berusaha menghidupi kehidupanku sendiri yang haus akan kasih sayang banyak sahabat, banyak teman, dan seorang teman pria, akhirnya aku bisa merasakannya kembali. dia terlihat berjalan menuju tangga saat aku selesai ibadah di gerejanya. gereja itu bisa jadi masa-masa paling bersejarah buat hidupku walau sekilas. mengingat setiap cerita cintaku hanya berjalan sekilas lalu pergi begitu saja. sahabat karibku memanggilnya, menyuruhnya berkenalan denganku setelah begitu lama kami kenal, kami hanya bersapaan di dunia maya. kami berkenalan dan intensitas smsan pun bertambah.
waktu bergulir begitu cepat sampai akhirnya aku diajak oleh temanku untuk bermain bola basket. memang aku tidak mahir, tapi aku menyukai permainan itu walaupun aku harus lebih berhati-hati karna aku memelihara kuku. tidak ada perasaan apa-apa waktu itu. masih kosong.
melihat permainan itu sangat mengasyikan, aku tidak memberanikan diri untuk ikut serta bermain karna bagiku sangat menakutkan untuk turut serta dengan para lelaki yang jago bermain bola basket. aku lihat dia, dan dia terlihat melihatku juga. ah, mungkin hanya sekedar perasaan belaka.
coba lihat bagaimana posturnya begitu tinggi, badannya yang kurus dan aku suka, wajahnya mungil kecil namun manis, ditambah senyumnya membuat nasi goreng plus plus telor lebih enak untuk dimakan:p maksudnya dinikmati, dilihat. semakin salah tingkah ketika aku terus-terusan, hampir setiap hari selama 1 minggu ini aku berada di pinggir lapangan untuk melihat mereka bermain.
chatting semakin sering, terkadang ditambah dengan sms, lalu terkadang saling menelpon ketika memang diperlukan.
senyumnya semakin jelas terlihat dan semakin membuat aku kembali merasakan bagaimana itu jatuh cinta. ya, aku mengalaminya kembali setelah sekian lama aku tidak merasakan indahnya jatuh cinta walau aku pernah mendengarkan lirik lagu yang mengatakan bahwa lebih baik bangun cinta daripada jatuh cinta.
tidak bisa aku jelaskan bagiamana rasanya ketika dia melihatku, lalu tersenyum padaku dan mengalihkan pandangannya seolah-olah puas melihat ku duduk manis di pinggir lapangan dengan keadaan yang baik dan senang. indahnya tidak bisa dijelaskan oleh sekata apapun di dunia ini.
semakin lama aku semakin menunggu waktu itu tiba. waktu aku bisa sejenak bertemu dan melihat senyumannya dalam permainan bola basket dengan beberapa temanku dan temannya. matanya kali ini, sungguh dalam melihat ku saat mata kami bertemu. entah apa artinya itu, tapi yang jelas damai memasuki tubuhku ketika matanya, senyumnya selalu terbayang setiap hari ketika akan pergi melihat basket dan setelah pulang dari itu.
hari kemarin hari yang paling menyenangkan. kami berempat, dua laki-laki dan dua perempuan denganku, berkumpul dirumahku, keinginan bermain basket berganti menjadi waktu bernyanyi bersama. dia bermain gitarku, dan kau tau betapa aku menyukai laki-laki yang bisa bermain gitar. sangat mempesona. matanya dan senyumnya lagi-lagi membuat aku tak bisa pindah. sangat indah dan menenangkan.
berlanjut lagi? ya, kami menuju sebuah mall untuk karoke, dan kami bersenang-senang, kami bernyanyi bersama, sempat aku dan dia hanya bernyanyi berdua dan suara kami untungnya bersatu dan tidak false.
i don't wanna miss a thing dan more than words sepertinya akan menjadi lagu favorit kami, sepertinya.
sangat merindukan dan sangat menenangkan.
namun ketika teringat dia ingin meneruskan cita-citanya menjadi seorang pilot, betapa sedihnya hati ini. sempat ku menangis karna begitu cepat cinta itu tumbuh namun begitu cepat juga cinta itu berpaling.
aku tidak menangis karna aku tidak bisa bersamanya karna kami berbeda, namun karna mengapa begitu cepat, mengapa semua yang begitu indah harus menghilang begitu saja dengan aku tau itu di depan mata akan segera dan pasti akan berakhir. apa aku harus mengalami kehilangan lagi? sama seperti dulu lagi.
aku rindu manis ;)
manis senyumnya dan dalam matanya yang tak akan aku lupa.
by : Tiffani Narulita
good night, bloggie
thanks for sharing :*
No comments:
Post a Comment