Thursday, January 7, 2016

Pilihlah BAHAGIA :)

dua hal yang berbeda namun sama-sama meluapkan emosi adalah kebahagiaan dan kesedihan.
namun diantara keduanya, manakah yang akan lebih dominan bila terjadi dalam satu peristiwa?

rasa bahagia dan bangga aku rasakan ketika pagi ini aku meringkas barang-barang jualanku dan memilah-milahnya. ada banyak orderan yang aku terima dan aku berusaha mengabadikannya lewat handphoneku. tidak bermaksud untuk menyombongkan diri, tapi dengan maksud untuk membagikan rasa syukurku kepada orang-orang lain di sekitar dan mengjangkau bagi mereka yang mungkin tertarik juga dalam bisnis ini. ya, aku mengikuti sebuah bisnis MLM yang bernama Oriflame. awalnya pun tidak menguntungkan, bahkan hingga sekarangpun aku belum merasakan keuntungan yang sebenarnya. namun tak menjadi masalah bagiku karena akupun banyak belajar lewat pengalaman berbisnis di sini. yang aku maksudkan kebahagiaan disini bukan karena bisnisku. tapi hari ini aku dapat memberikan sebuah parfum untuk papaku. itulah kebahagiaanku. walaupun mungkin keuntunganku berkurang, tapi aku bangga dengan diriku karena aku bisa memberikan (walaupun sedikit) dari segala usaha pekerjaanku selama ini. dan itu sangat membanggakan sekali! suatu apresiasi buatku ketika aku bisa melakukan ini karena sebelumnya pun aku tidak pernah merasa bahwa aku sudah membanggakan kedua orang tuaku. sekarang giliran mamaku. nanti ya, ma. aku akan buat mama bangga juga dengan apa yang aku kerjakan. apapun itu.

rasa sedih dan kecewa aku rasakan hari ini juga. ketika aku ingin mengantarkan barang jualanku ke satu rumah yang agak jauh dari rumahku menggunakan sepeda (karena aku tidak bisa mengendarai motor ataupun mobil), aku mendengar opaku berbicara dengan mamaku dengan mengucapkan kalimat 'masa naik sepeda aja takut, lihat temen-temennya dia udah pada bawa mobil). lalu suara itu semakin menjauh sedang aku mengayuh sepeda. itu sangat menyakitkan buat aku. ya, sangat menyakitkan mendengar keluargaku mengatakan demikian. siapa yang tak ingin bisa mengendarai sepeda motor untuk membantu kedua orang tuanya? siapa yang tak ingin bisa mengendarai mobil untuk membantu kedua orang tuanya? siapa yang tak ingin merepotkan orang lain atau orang tuanya? akupun demikian. jika bisa memilih, akupun ingin berusaha mengendarai motor maupun mobil sehingga aku tidak merepotkan orang lain ataupun kedua orang tuaku. tapi aku PENAKUT. ya, aku SANGAT PENAKUT. aku berusaha untuk tidak menyalahkan kedua orang tuaku, tapi dari dulu aku kecil, aku tidak pernah diberi kesempatan untuk keluar dari zona nyaman. ketika aku melakukan sesuatu hal, aku selalu dilarang atau ditakut-takuti, bahkan diambil alih serta dimarahi. dan sampai sekarangpun aku masih sulit untuk menghadapi rasa takutku itu. maaf pa, maaf ma, aku belum bisa kasih yang terbaik. apa yang aku kasih tidak sebanding dengan apa yang membuat kalian kecewa.


dan karena rasa sedih itu ada di bagian akhir sebelum aku menulis blog ini, maka rasa sedih itu yang lebih besar daripada rasa banggaku terhadap diriku sendiri.
kalau mungkin aku bisa memilih sekarang, aku lebih baik tidak ada di dunia memang daridulu.


sebenarnya kebahagiaan dan kesedihan adalah pilihan. keduanya pilihan yang bisa kita ambil sesuka kita. dan sulit memang untuk memilih berbahagia ketika kita sedang dalam masalah atau dalam hal yang tidak kita suka. tapi percayalah, (akupun sedang berusaha sekuatku) pilihlah berbahagia.

mengapa?
karena Tuhan Yesus masih Tuhan yang sama, Dia Allah yang baik, dulu, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

No comments:

Post a Comment