hey bloggie :) bisa titipkan salam dan suratku ini untuk dia? :)
hai, gimana kabarmu? semoga baik-baik yaa hehe tapi keliatannya kamu masih baik-baik aja sih setelah hari itu. masih terasa berat sekali untuk pergi darimu, tapi aku harus pergi. entah aku, atau kamu, harus pergi. aku lihat di sana kamu sudah mendapatkan "first chance" mu ya? selamat yaaaa! aku ikut senang ketika aku tahu kamu sudah mendapatkannya. dan masih tetap sama, aku menjadi salah satu orang yang bangga akan itu. :) i'm still proud of you :)
sebagai orang yang tahu perjalananmu hingga sampai sana, akupun merasa berat ketika harus melepas kamu. tapi kita harus seperti ini bukan? temanku bilang kalau apa yang dikatakan orang tua pasti ada benarnya dan pasti ada baiknya, mungkin itu salah satu cara Tuhan untuk membuat kita jadi lebih baik satu sama lain :) kayaknya kita yang sama-sama bebal sih hahhaa :)
aku rindu sekali. dan aku berharap kamupun rindu. aku tahu kamu rindu dan bagiku juga berat ketika kita sama-sama rindu tapi nggak ada satu carapun yang bisa menyembuhkannya hehehe ingatlah, nggak cuma kamu yang sakit walaupun mungkin aku terlihat terlatih untuk tegar heheh :)
dan yah, aku baru ingat aku masih bisa menulis dan titip salam disini. semoga kamu bisa membacanya dan yahhh paling nggak kamu mengerti akupun seperti ini :)
aku rindu sekali. sampai entah berapa kali aku ingin mengucapkannya sekarang. kalaupun boleh berandai-andai, aku ingin bertemu denganmu. mengingat sebentar lagi long weekend dan pasti kamu pulang. aku ingin berbincang denganmu. aku ingin berdebat denganmu. aku ingin menghabiskan waktu-waktu ku yang masih ada dan masih diperbolehkan untuk bisa sama kamu. tapi sepertinya waktunya sudah habis hehehe aku rindu. rindu sekali. aku ingin .. jatuh di pelukanmu lagi. rindu sekali.
kamu tau, ketika aku jatuh sakit. yang pertama kali ada dipikiranku hanya kamu. aku berharap, aku bisa melaporkan kondisi kesehatanku dan mendengarkan kamu mengoceh, mengomel karna aku sakit. hehehehe malam itu, aku sudah memegang handphone dan mengirimkan beberapa message ke kamu. tapi aku bertahan untuk tidak melakukan kebodohan yang sama yang membuat kita makin nggak bisa lepas. aku berusaha. sampai aku sembuh sekarang :) memang aku berhasil, tapi aku rasa masih kurang. bukan Tuhan tidak mengijinkan kita bersama, Tuhan tahu yang lebih baik untuk masing-masing kita. jadi aku harus berusaha lebih keras lagi. sampai aku benar-benar tidak bergantung lagi denganmu.
hanya ini yang bisa ku lakukan.
merenung. menangis. menulis. nggak ada yang tahu, kamupun enggak :)
biar hanya aku dan Tuhan yang tahu betapa aku rindu. betapa aku menyayangi. betapa aku menginginkanmu.
semoga kita bisa dipertemukan di persimpangan yang sama di kemudian hari dengan membawa pribadi yang lebih baik lagi dari sekarang :)
hanya tulisan. tidak akan membuat aku lega kok :) paling enggak aku masih bisa mengungkapkannya. walaupun hanya disini. :) baik-baik ya ;)
Tiffani Narulita
add blog aku balik ya kak!
ReplyDelete