Tuesday, May 10, 2016

Perkenanan TUHAN

melihat tulisan-tulisanku sebelumnya, memang ada benarnya bahwa yang paling berkenan di hadapan Tuhan adalah HATI.
tapi Tuhan nggak sekedar mengajariku hal itu.

pertama kali aku ikut Yesus, aku sama sekali nggak ngerti apa-apa tentang Dia. aku hanya tahu Dia Yesus. cukup. cukup sekedar tahu. sudah menjadi Kristen sejak kecil nggak membuatku sadar kalau aku dipanggil oleh Dia. saat aku mulai mengambil keputusan untuk ikut Yesus, aku mendapatkan kunci pertama mengenai Yesus lebih dalam, yaitu PENGENALAN AKAN TUHAN. butuh waktu lama sebelum aku benar-benar mengenal Tuhanku siapa. walaupun mungkin aku terkadang lupa, namun masih ada yang memberitahu aku akan apa yang aku lakukan. mungkin sekitar 6 bulan hingga 1 tahun aku baru tuntas dan mendapatkan kunci yang kedua yaitu PERKENANAN AKAN TUHAN. yang menjadi pertanyaan untuk kunci kedua ini adalah, apa yang paling BERKENAN di hadapan Tuhan?
dan hari ini aku mendapat jawabNya. untuk menyelesaikan kunci kedua ini aku membutuhkan waktu yang lebih lamaaa dan sangat lama dibandingkan dengan kunci pertama yang ku dapatkan. karena seringkali aku lupa baca firman, atau malas baca firman, juga malas berdoa, lalu terkena sakit dan lain sebagainya. setelah bergumul sekian lama dan tentunya bergulat dengan Dia lewat doa, akhirnya aku mendapat jawaban yang pasti. dan mungkin bisa diperbaharui lagi.

Apa yang paling BERKENAN di hadapan Tuhan????

SACRIFICE.

dalam kamus inggris-indonesia yang aku punya, Sacrifice artinya berkorban, pengorbanan, korban, mengorbankan, menjadi KORBAN. hal-hal tersebut artinya ada sesuatu yang "keluar" dari dalam dirimu, dalam diri kita. dan sesuatu yang "keluar" dari dalam diri tersebut HARUS dengan HATI.

KORBAN artinya:
yang paling baik, yang terbaik dari yang baik
yang paling pertama, yang utama dari yang lain
yang paling kita genggam erat
yang paling menyukakan hati kita
yang paling memakan waktu-waktu kita.
KORBAN juga berbicara mengenai KEKUDUSAN !
kita tidak bisa memberi korban tanpa KEKUDUSAN. dan korban tersebut harus dari HATI yang MURNI, yang RELA, yang TIDAK dalam kondisi DENDAM atau MARAH, hati yang IKHLAS, hati yang benar-benar MAU MEMBERI.

berkorban lebih dari sekedar memberi. banyak yang bisa memberi tapi jarang yang bisa berkorban. banyak yang mau memberi tapi jarang yang mau berkorban. terkadang memberi saja tidak mau, apalagi berkorban.

KORBAN juga bicara tentang KERELAAN HATI ! (balik lagi ke HATI!!)
kita rela atau tidak untuk memberi?
kita rela atau tidak melepaskan?
kita rela atau tidak untuk menerima?


Sesuatu yang "keluar" misalnya:
waktu (PALING BERHARGA)
mungkin uang, mungkin barang, mungkin orang tua kita, mungkin bisnis yang kita jalani, mungkin pasangan, mungkin studi kita.
hal-hal tersebut terkadang bahkan seringkali kita GENGGAM TERLALU ERAT.
maksudnya. seringkali menjadi prioritas paling utama, seringkali menyebabkan kita ketergantungan, seringkali kita berpikir hal-hal tersebut yang paling utama, yang paling berharga di antara yang lain.


Hendaknya apa yang kita GENGGAM TERLALU ERAT itu YESUS (hanya orang berhikmat yang memahami).
BUKAN agama yang kita genggam terlalu erat, BUKAN sekedar keyakinan kita yang kita genggam terlalu erat. tetapi pribadi Yesus itu sendiri yang kita genggam.
sebenarnya juga jangan terlalu erat, karna "terlalu" bukan hal yang baik. tapi maksudnya (ini makanya saya blg hanya orang berhikmat yang memahami), jangan pegang yang lain selain Yesus. genggam erat tanganNya karena Dia tidak akan tinggalkan, tidak akan lepaskan kita, justru terkadang kita yang meninggalkan dan melepaskan Dia.

SEKARANG, APA YANG MENJADI PRIORITASMU?
karena apa yang menjadi PRIORITASmu, akan memakan sebuah PENGORBANAN untuk itu. apapun yang menjadi prioritasmu.

No comments:

Post a Comment