suatu saat ketika waktu menjawab semua pertanyaan yang terus menerus ada dalam benakku, semakin aku tidak yakin akan segala pikiran positive ku selama ini dan semakin yakin akan semua yang negative dalam pikiranku. terus berdoa dan percaya bahwa semua akan baik? sudah sekian lama aku terus berharap bahwa semua akan baik, tapi sekarang mungkin sudah menjadi 'akhir' dan aku tau, semuanya memang berbeda dan tidak seperti yang ada di angan-angan.
seharusnya aku tidak berharap terlalu tinggi di awal dan tidak berharap sampai pada hari-hari dekat.
seharusnya aku membuang segalanya sehingga tidak membuat orang lain, dan aku sendiri kecewa.
seharusnya hati ini tidak menjadi dua bagian yang akhirnya membuat 'galau' semua orang termasuk aku.
seharusnya aku melupakan dia, ya, semuanya ...
seharusnya aku harus bisa maju, dan tidak menoleh ke belakang terutama pada sesuatu yang tidak seharusnya aku kejar dan aku impikan.
seharusnya aku tau dari awal, kalau memang aku seseorang yang tidak pantas bagi dia dan harusnya memantaskan diri bagi orang yang menyayangi aku dengan tulus.
seharusnya aku tau dari awal, segala yang diucapkannya tidak sebanding dengan segala yang akan dilakukannya.
seharusnya aku tau, dia memang tidak pernah melihatku. melihatku di sini.
mungkin aku yang terlalu berharap dan tidak bisa melihat seseorang yang lain.
dan mungkin saatnya menunggu itu sudah selesai.
maaf bila aku terlalu memaksakan kehendak yang menjadi mimpiku sejak lama.
maaf bila aku salah mengartikan segala tingkah, ucapan, dan buah pikiranku terhadapmu.
maaf bila aku tertalu memasukkan kamu ke dalam hidupku, yang tidak penting.
semoga kamu bahagia.
aku terlalu berbeda.
Tiffani Narulita
:)
No comments:
Post a Comment