kita banyak samanya. tapi lebih banyak bedanya. bagaimana menurutmu?
that's new quotes for me today. anything alright? not at all i think.
sebenarnya tidak ada yang terlalu salah. hanya memang ada yang salah. beberapa hari lalu aku coba membandingkan dia dengan dia. ya, jangan lah bosan, ini memang masalah percintaan kembali.
dia yang satu berbeda keyakinan dengan aku. dia yang satu, kami satu keyakinan.
dia yang satu berkecimpung dalam bidang grafis dan teman-temannya, sedangkan yang satu, dia berkecimpung dengan bidan suara, musik dan kawan-kawannya.
dia yang satu jelas-jelas, sekali lagi aku tekankan, "jelas-jelas" (maaf) chinese, dan dia yang lain belum kutemui dan berarti "tidak jelas" dia chinese atau bukan.
dia yang satu hanya berbeda beberapa kilometer dari rumah kediamanku, dan dia yang lain sangat sangat jauh dari kediamanku. bahkan kata orang dia sangat sangat tidak nyata.
sedang untuk aku, haruskah aku mengatakannya juga?
aku beragama yang pasti, dan aku sangat bersyukur bisa mengenal Dia dan aku percaya Dia sangat mengasihi dan selalu melindungi aku dimanapun aku berada.
aku lebih suka berada dalam dunia musik, walaupun aku tidak bisa memainkan alat musik, namun aku suka bernyanyi. dan sangat sangat suka bernyanyi, ya, walaupun memang aku tidak memiliki suara yang begitu sempurna seperti teman yang lain. tapi dibanding aku harus mendekam di komputer untuk menentukan sesuatu yang baik bagi desainku, lebih baik aku tidur dan mendengarkan musik.
aku? aku otomatis bisa dilihat orang yang berdarah chinese. muka kecil, mata sipit, rambut tidak terlalu lurus aku pikir, namun kedua orang tuaku pun sama denganku, so aku real chinese :)
sedang masalah jarak, aku tidak mempermasalahkan bagaimana jarak yang memisahkan antara aku dan dia. tapi mungkin lebih baik dan sangat sangat menyenangkan bila aku bisa terus bersama orang yang aku sayangi. selamanya.
kembali pada penyocok-nyocokan.
aku dengan yang pertama. memang kami sering jalan bersama sekarang. kami sering bercanda gurau. namun disisi lain, banyak ketidakcocokan antara kami. aku membutuhkan seorang pemimpin, sedang dia adalah lelaki lemah yang menganggap enteng semuanya karena dia orang yang beruang. memang tidak boros, dia masih menghargai bagaimana uang sulit dicari, namun aku tetap tidak menyukai bagaimana dia berpendapat dan bagaimana dia menghibur dan memberi masukkan. dia memang sosok yang ramah, namun dia sering membuat aku jengkel. 'ngangenin'? memang orang seperti itu membuat kita sering rindu tapi lama-lama memuakkan sekali.
aku dengan yang kedua. kami belum pernah bertemu. sekalipun kami belum pernah. kami hanya bercanda gurau dengan menggunakan media komunikasi yang ada, baik internet maupun bbm dan dulu kami menggunakan sms. kami saling kenal mengenal sangat lama, sekitar 2 tahun yang lalu, dan kami sempat memiliki hubungan resmi (berpacaran) sekitar 1 bulan lebih 3 minggu (pas). dia seorang yan romantis, dan mungkin bukan romantis, namun bermulut manis. jadi entah romantis atau bermulut manis (pada semua wanita). bagiku dia sosok dewasa dalam dunia maya. dia orang yang cerdas karena dia suka membaca buku, dan dia suka musik. sedang aku suka bernyanyi. setiap kami berkomunikasi, terkadang dia sering meninggalkan aku tanpa alasan yang 'real' dan masuk akal, entah dia berbohong atau apapun, sampai sekarang aku masih belum bisa mempercayainya. dengan kata yang manis, tingkahnya yang sering menghilang, semakin membuat aku penasaran dan merasa "rindu". lalu aku harus bagaimana bloggie?
menurutmu banyak samanya? banyak bedanya? aku harus memilih yang mana?
memilih yang lebih nyaman? sungguhkah bisa membuat aku akhirnya bahagia?
memilih yang lebih dekat dan 'baik'? haruskah aku berusaha menyayangi orang yang menyayangiku? haruskah? mudah mungkin bagi orang lain, tapi susah bagiku, apalagi dia yang lain, sungguh, sungguh sangat mempesonaku.
banyak perbedaan tidaklah sangat terlalu baik. tapi banyak persamaan juga akan membuat hubungan menjadi bosan.
haruskah aku menunggu lagi sesuatu yang tidak pasti selama bertahun-tahun sedang orang lain di dekatku sedang menungguku?
biar hanya Engkau yang berencana dan beracara Tuhan :)
Tiffani Narulita
No comments:
Post a Comment